Jumat, 08 Februari 2013

Migrasi ke Windows 8 Bisa Lewat USB


Migrasi ke Windows 8 Bisa Lewat USB - Setelah kehadiran sistem operasi baru Windows 8, Microsoft segera mematikan support-nya untuk sistem operasi Windows XP, dan mengarahkan pasar untuk migrasi ke sistem operasi terbaru mereka.

Untuk mempercepat adopsi sistem operasi Windows 8 ke kalangan enterprise, Microsoft menyediakan dukungan khusus, sesuai dengan karakteristik enterprise yang mengedepankan efektivitas.

"Enterprise melihat migrasi ini bukan dari sisi harga, tapi solusi bagi sistem mereka, efektivitas bagi mereka di lapangan," kata Lucky Gani, Windows Business Group Lead Microsoft Indonesia, di kantor Microsoft Indonesia, Senin 21 Januari 2013.

Mengingat hal ini, Microsoft memberikan layanan khusus.

"Kami sediakan booting Windows 8 lewat USB, yang kami sebut Windows To Go. Semua data tersimpan di USB," jelas Darmawan Suandi, Technical Adviser Microsoft Indonesia, saat dijumpai VIVAnews di tempat yang sama.

Meski lewat USB, Microsoft memastikan keamanan instalasi Windows 8 tetap berjalan. Apalagi, klien enterprise memang mengedepankan keamanan.

Sementara itu, untuk kategori USB yang mendukung instal Windows 8, hanya USB 3.0 dengan kapasitas minimal 8 atau 16 GB.

Fitur-fitur yang dibawa untuk enterprise ini yaitu kemampuan portable workspace. Booting bisa lewat USB maupun internel hard drive. Fitur keamanan diterapkan di setiap lini baik server, network, hingga perangkat, dan kemampuan penyimpanan data serta aplikasi pada setiap perangkat berbasis Windows.

Untuk membantu migrasi ke Windows 8, Microsoft memberikan penawaran dukungan tim IT yang membantu proses migrasi dengan berkolaborasi tim IT perusahaan.

Sebagaimana diketahui, Microsoft akan mematikan sistem operasi Windows XP per 8 April 2014. Setelah mematikan Windows XP, Microsoft tidak memberikan update keamanan. (viva)